Mau Penghasilan Tambahan Di Masa Pandemi? Coba Yang Satu Ini

Pastikan Anda menerima hewan dalam kondisi sehat dan selalu gunakan masker dan sarung tangan saat akan mengakses hewan tersebut. Hewan yang tetap berada di kandangnya akan meminimalisir tertular penyakit. Sebab, banyak orang yang bekerja dari rumah dan juga harus membantu anak-anak mereka belajar dari rumah , justru membuat mereka tidak punya waktu merawat hewan peliharaan. Ada juga yang sengaja menitipkan hewan peliharaan agar rumah selalu bersih untuk mereka tinggali dalam jangka panjang. Anda bisa menjadi asisten virtual bila punya hobi mengatur tugas orang lain dan semua dapat dikerjakan secara online. Anda bisa menemukan pekerjaan semacam ini di situs seperti Upwork, Freelancer, atau Sribulancer.

Selain memanfaatkan marketplace, kamu juga dimudahkan dengan media sosial seperti Instagram dan Facebook. Unggah produk jualan kamu ke sosial media lalu share ke teman-temanmu, atau jika punya modal kamu bisa mengiklankannya. Biaya iklan di Instagram dan Facebook juga tidak mahal kamu bisa beriklan mulai dari 50 ribu saja.

Mendapatkabn penghasilan saat pandemi

Sebenarnya meskipun tidak dengan keadaan saat pandemi, cara yang bisa dilakukan untuk menghasilkan uang dari rumah adalah hal sudah lumrah dilakukan. Perlu diingat bahwa semakin banyak dan mudah peluang yang tersedia untuk mendapatkan uang tambahan, maka akan semakin banyak saingan. Di era digital seperti sekarang, peluang untuk mendapatkan uang tambahan sangatlah banyak.

Uang yang Anda dapatkan dari hasil budidaya hewan peliharaan dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan bisnis secara lebih serius. Kerja sampingan menajadi salah satu cara efektif untuk menambah pemasukan bulanan. Pintek merupakan perusahaan teknologi finansial ( Peer-to-Peer Lending ) yang memiliki misi mendorong transformasi pendidikan melalui inovasi layanan keuangan. Dengan layanan ini, Pintek berkomitmen untuk menjadi roda penggerak perkembangan pendidikan Indonesia.

Ada beberapa kandidat vaksin dan obat tertentu yang masih diteliti melalui uji klinis. WHO mengkoordinasikan upaya menyediakan vaksin dan obat yang mencegah dan mengobati COVID-19. Orang dapat tertular COVID-19 dari orang lain yang terjangkit virus ini.